Jumat, 30 Desember 2022

5 langkah cara memulai bisnis online sekalipun kamu seorang intovert dan pemula

 Apakah kamu seorang introvert? dan kamu mencari langkah demi langkah tentang cara memulai bisnis online pemula? kamu tidak sendirian, Ingatlah untuk memulai bisnis online ini bisa dipelajari oleh siapapun walaupun kamu seorang introvert, kita bisa sukses dengan memulai bisnis online asalkan dengan panduan yang tepat.


Sebenarnya cukup sederhana untuk memulai bisnis online bagi seorang introvert. Saya berpikir bahwa setiap orang dapat memulai bisnis online maupun dari Nol, tanpa modal atau apapun itu. Di jaman sekarang selama kamu memiliki akses ke internet dan kamu gunakan ke hal yang positif saya yakin, semuanya akan bisa menjadi penghasilan. Bahkan, banyak anak muda sekarang yang telah meluncurkan bisnis online dan berwiraswasta.


1. Membangun Audiens

Dalam langkah pertama ini, kamu akan memberi “value”(nilai ) untuk membangun audiens kamu, guna menarik orang tanpa ekspektasi apa pun, ingat, hanya membangun kepercayaan dan hubungan dengan orang-orang, jadi, beri nilai, dan membangun audiens tanpa ekspektasi.


2. Monetizable skills ( mempelajari keterampilan yang dapat dimonetisasi )

Setelah kamu membangun audiens, sekarang langkah selanjutnya dalam memulai bisnis online bagi pemula dan introvert kamu harus mempelajari keterampilan yang dapat dimonetisasi, apa maksud dimonetisasi ?


3. Offer The Service For FREE

Langkah nomor tiga ini adalah menawarkan layanan kamu secara gratis, saya tidak mengatakan kamu harus memberikannya secara gratis, tetapi.. menawarkannya secara GRATIS, it’s somehow different. Ok, sehingga pada langkah ketiga ini dalam memulai bisnis online bagi pemula, kamu akan menjangkau orang-orang audiens kamu yang kamu targetkan dan berikan layanan gratis kepada mereka

3 Penyebab Start Up Gagal

 1. Target Market yang Tidak Jelas

Kesalahan yang paling umum dari kegagalan usaha adalah Anda tidak mengetahui siapa target market dari bisnis Anda.

Pastikan Anda telah melakukan riset yang matang saat membangun bisnis dan mengetahui apa kebutuhan pasar saat ini. Anda juga harus mengetahui kenapa harus menjual produk atau jasa yang ditawarkan kepada calon pelanggan.


2. Pemasaran yang Buruk

Strategi pemasaran yang buruk akan menjadi salah satu alasan bisnis Anda gagal.

Saat mengembangkan bisnis Anda harus memiliki strategi pemasaran yang baik supaya dapat menarik pelanggan baru dan juga mendapatkan pelanggan setia.


3. Tidak Paham Financial

Kegagalan yang mungkin terjadi dalam menjalankan bisnis adalah kehabisan dana ataupun tidak memperhatikan biaya apa saja yang telah dikeluarkan.

Anda bisa mulai memperhitungkan biaya saat membuat perencanaan bisnis dan pengeluaran apa saja yang dibutuhkan.

PS:

ada 2 tambahan penyebab yang sering membuat startup gagal. yaitu mindset dan kurangnya pengalaman. i think membangun bisnis bagi pemula wajib memiliki mentor. saya merekomendasikan ideacloud & listbuildingmastery

Talk about pr

 


Talk About Public Relations

PR sebagai penentu kelangsungan hidup perusahaan dan sebagai bagian integral yang tidak terpisahkan dari kegiatan usaha atau bisnis

Edward L. Berneys
- Memberi informasi kepada masyarakat
- Persuasi yang dimaksudkan untuk mengubah sikap dan tingkah laku masyarakat terhadap lembaga, demi kepentingan kedua belah pihak
- Usaha untuk mengintregasikan sikap dan perbuatan antara lembaga dengan sikap perbuatan masyarakat atau sebaliknya

Tugas PR
- Membentuk dan mempertahankan hubungan kerja yang efektif dengan klien, pejabat pemerintah dan wakil media untuk mengembangkan kesempatan bisnis baru

-Menulis berita Pers yang menarik dan efektif menyiapkan informasi untuk artikel media dan mengembangkan serta menjaga halaman web internet dan intranet perusahaan 

- Menetapkan, mengawasi dan menilai kegiatan staf humas 

- Mmengembangkan dan menjaga citra dan identitas perusahaan, termasuk dalam penggunaan logo dan tanda perusahaan 

Pengetahuan 
- Administrasi dan manajemen 
- Komunikasi dan media
- Layanan Pelanggan dan Personal
- Bahasa inggris 
- Penjualan dan Pemasaran 

Keterampilan dan Kemampuan 
- Aktif Mendengarkan 
- Berpikir Kritis 
- Persuasi 
- Kepekaan Sosial
- Berbicara
- Menulis dan Bernegosiasi

Kamis, 29 Desember 2022

Kapan dan bagaimana sebuah unit usaha/perusahaan dapat dikatakan sudah bisa menjadi Initial Public Offering?

 IPO–Initial Public Offering–adalah proses sebuah perusahaan untuk menawarkan sahamnya agar dapat dibeli oleh masyarakat umum melalui Bursa Efek untuk yang pertama kalinya.



Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan go public di lantai BEI. Di antaranya:


Perusahaan akan mendapatkan modal dari masyarakat umum yang membeli sahamnya, tidak lagi harus menggunakan modal pribadi.

Modal yang diperoleh melalui IPOT ini sangat besar, sehingga kesempatan untuk pengembangan bisnisnya juga bisa sangat besar. Siapa sih yang enggak mau bisnisnya berkembang pesat?

Perusahaan yang sudah melantaikan sahamnya di BEI biasanya juga akan terkesan lebih prestisius, lebih diperhitungkan di sektornya.

Perusahaan go public akan mendapatkan potongan pajak penghasilan dari pemerintah sebesar 5%.

Pajak penjualan saham perusahaan terbuka juga lebih rendah ketimbang perusahaan non-Tbk.

Jadi kapan suatu Perusahaan sudah bisa IPO, berikut dari sumber Bursa Efek Indonesia dalam bentuk gambar dibawah ini :






Terima kasih,

Rabu, 28 Desember 2022

Apa perbedaan Public Relations yang bekerja di perusahaan jasa dan di Perusahaan produk?

 


Profesi Public Relations banyak digeluti oleh berbagai latar belakang pendidikan. Namun, umumnya mereka yang menjadi bagian dari Public Relations (PR) berasal dari pendidikan komunikasi dan pemasaran.

Lantas seperti apa pekerjaan Public Relations dan apa saja tugas serta tanggung jawabnya? Cari tahu yuk, di sini.

Seperti apa itu pekerjaan Public Relations?

Hubungan masyarakat atau kita kenal dengan Public Relations adalah bidang komunikasi yang berfungsi untuk membentuk dan mengelola profil publik perusahaan atau individu.

Sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mengelola profil publik tertentu, PR akan mengemas cerita menarik dari merek itu yang nantinya mampu membuat khalayak tertarik. Biasanya upaya ini dilakukan oleh PR dalam bentuk strategi media sosial dan acara untuk mempromosikan kisah dari merek itu.

Tugas dan tanggung jawab dari Public Relations

Pada dasarnya Public Relations adalah duta merek atau ambassador dari suatu perusahaan untuk memperkenalkan brand perusahaan kepada khalayak luas. Umumnya pekerjaan PR akan berkaitan dengan:

Menuliskan siaran pers yang mempromosikan produk atau berita tertentu terkait dengan perusahaan di mana mereka bekerja
Menjalin hubungan baik dengan jurnalis dan memberi informasi terkait perusahaan atau brand
Mengelola hubungan baik dengan klien serta memastikan klien memahami publisitas
Membuat laporan terkait hasil kampanye yang dilakukan oleh PR, dan mengoptimalkan berdasarkan metrik yang ada
Merencanakan program untuk pengembangan perusahaan, guna mempertahankan pandangan publik serta pemegang saham agar tetap menguntungkan bagi organisasi
Memperbaharui dan mengisi konten web
Mempelajari tujuan organisasi, kebijakan promosi, dan kebutuhan untuk membangun opini masyarakat dalam mempromosikan produk, ide, dan layanan
Berdiskusi dengan manajer untuk mengidentifikasi tren dan minat masyarakat serta memberikan saran terkait keputusan bisnis
Tantangan bekerja sebagai Public Relations

Setiap pekerjaan pasti memiliki tantangan tersendiri, begitu pun dengan pekerjaan di bidang kehumasan ini. Nah, biasanya tantangan dari profesi Public Relations adalah dituntut untuk tetap terdepan dalam pemberitaan terutama menyangkut bidang bisnis dan perusahaan.

Sebab sebagaimana kita tahu bahwa, pemberitaan saat ini berjalan dengan begitu cepat. Apalagi setelah adanya situs berita online.

PR harus mengikuti tren berita dengan cermat dan memanfaatkan berita-berita itu ketika muncul, lalu mengirimkan berita kepada jurnalis. Oleh karena itu, seorang Public Relations dituntut untuk bisa berpikir cepat.

Sayangnya, terkadang tantangan lain muncul dimana kamu tidak bisa mengendalikan berita itu. Meski klarifikasi berulang kali kamu kirim kepada media tersebut.

Skill yang dibutuhkan oleh Public Relations

Bila melihat dari tugas, tanggung jawab, serta tantangan Public Relations ini. Tak heran bila skill yang dibutuhkan Public Relations cukup beragam, mulai dari:

Komunikasi

Ini adalah keterampilan yang sangat esensial dan harus dimiliki oleh pelaku PR. Seorang Public Relations harus hebat dalam komunikasi verbal yang meliputi presentasi, interview, bahkan public speaking.

Selain itu, Public Relations juga harus lincah dalam komunikasi non verbal, seperti mampu membuat press release, tulisan di situs perusahaan, editing dan tata bahasa.

Riset

Pakar PR bekerja dengan banyak klien dari berbagai macam kebutuhan sehingga, mereka harus dapat melakukan riset terkait kebutuhan klien dengan cepat dan tepat.

Tak heran bila seorang PR harus bisa melakukan riset tentang tata cara berpikir deduktif, induktif, penelitian pustaka, wawancara hingga browsing.

Kemampuan berpikir dan bahasa asing

Globalisasi bisnis telah memaksa profesional Public Relations untuk dapat menguasai banyak bahasa.

Kenapa perlu belajar bahasa asing? Lantaran klien dari PR juga bisa berasal dari luar negeri atau bisa saja mereka bekerja di perusahaan multinasional dengan keberagaman budaya dan bahasa di dalamnya.

Sehingga untuk membuat strategi bisnis perusahaan, tentu kamu harus memahami komunikasi mereka. Selain itu, saat ini bahan-bahan dari riset juga banyak berasal dari luar negeri, tak heran bila keterampilan bahasa menjadi sangat penting.

Mengerti media sosial

Skill selanjutnya yang menjadi nilai tambah dari Public Relations adalah terbiasa dengan platform media sosial yang ada. Bahkan bila perlu disertai dengan pengetahuan analitik dari media sosial tersebut.

Sebagaimana kita tahu, bahwa kini ada banyak sekali jenis media sosial yang ada mulai dari Instagram, LinkedIn, Facebook, Twitter, Medium dan sebagainya.

Sementara itu, keterampilan lain yang cukup penting untuk dikuasai oleh PR yakni berpikir kreatif, mudah bergaul, problem solving serta memiliki manajemen waktu yang bagus karena akan sering dihadapkan dengan deadline.

Jadi setelah kamu mengetahui seluk beluk dari pekerjaan Public Relations di atas, kini kamu tahu bagaimana tugas dan kewajiban mereka. Kamu pun bila tertarik dengan bidang pekerjaan tersebut bisa mencoba untuk melamar sebagai Public Relations.


Selasa, 27 Desember 2022

Talk About PR 3 pt 2

Trik agar PD dalam Pidato

 Ada banyak trik yang bisa digunakan, tapi nggak semuanya bisa ditampilkan di sini. Berikut beberapa di antaranya:

Gimana caranya memulai pidato? Biasakan kita punya 'template' awal. Contohnya sebagai berikut:

Gunakan 'Rule of three'. misalnya: "Bisa bicara di depan umum tanpa persiapan adalah kemampuan yang diperlukan politisi. Alasannya ada tiga. Pertama…"

Template awal dalam 'regular speech'. misalnya: "Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kepada Allah…"

Ketika diminta ngomong mengenai topik tertentu, coba tanyakan ke diri sendiri dalam format 5W1H, untuk nyari ide dan perspektif omongan kita.

Coba kaitkan topik tersebut dengan pengalaman pribadi. Itu bisa jadi satu cerita sendiri. (catatan: asal pengalamannya menarik buat diceritakan, dan emang nyambung ya).

Alihkan topik ke arah hal-hal yang lebih familiar dengan Anda, atau Anda punya stok materi soal itu. Ini lebih ke ngeles sih, Politisi biasanya pinter banget soal ginian. Tapi hati-hati, kalo semisal ini dipakai untuk menghindari pertanyaan serius, biasanya audiens jadi nggak respek sama Anda.

Terakhir,

Menjawab pertanyaan "Apa saya harus nunggu jadi pembicara handal dulu, baru bisa seperti itu?"

Kemampuan ngomong tanpa persiapan itu hadir seiring berjalannya waktu. Makin banyak jam terbang, Anda makin punya banyak 'stok materi' untuk bicara di depan umum tanpa persiapan.

Dan makin sering Anda berada dalam kondisi bicara tanpa persiapan, itu akan membantu ketika Anda bicara dengan persiapan (dengan materi).

Catatan Penerjemah: Jika Anda mikir "kok beda sama aslinya?" Terjemahan ini adalah terjemahan yang saya sesuaikan dengan konteks Indonesia. Terima kasih sudah menyimak.

Talk About PR 3 pt 1

 Bagaimana caranya orang bisa lancar ngomong di depan umum tanpa persiapan? Apa itu memang bakat? Atau saya harus nunggu jadi pembicara handal dulu, baru bisa seperti itu?



Jadi, orang bisa lancar bicara di depan umum, itu biasanya karena dia punya dua hal berikut:

Pengalaman alias jam terbang
Skill public speaking
PENGALAMAN

Cara paling mudah mendapatkan pengalaman public speaking, ya… cari panggung. Saran saya, cari 'panggung' yang level kegagalannya dimaafkan, alias Anda nggak bakal gimana-gimana kalo salah/gagal.

Mirip dengan belajar naik sepeda. Kita belajar 'kan nggak langsung di jalan gede. Pertama di tanah lapang kosong, pelan-pelan. Jatuh? ya pasti bakal jatuh beberapa kali. Tapi kamu nggak bakal bisa naik sepeda kalo badanmu nggak punya 'pengalaman naik sepeda'.

Cari panggung yang aman, misalnya forum kecil dengan temen, atau saat briefing kecil di kantor (kadang ada kantor yang membuat event kecil dan ngasih kesempatan karyawan untuk bicara di sana).

Efektif nggak?

BANGET! Jam terbang bakal melatihmu untuk bisa spontan bicara di depan umum. Entah itu sekadar kultum, sambutan, atau bahkan pembicara 'jorok' (mendadak dijorokin/didorong ke depan, suruh jadi pembicara, hehe…)

yang kedua… SKILL

Ngomong tanpa persiapan di depan umum, itu beda dengan model ceramah dengan persiapan. Anda dituntut untuk bisa mikir apa yang mau diomongkan, dan ngomong secara bersamaan, dan tetap pede.

Soal pede… itu biasanya karena jam terbang sih. Tapi di luar konteks pede, Pembicara yang handal tetap punya teknik tertentu.

Teknik ini bertujuan untuk meminimalkan otak kita berpikir apa yang mau diomongkan. Karena kalau pikiran kita buntu, mulut kita pun pasti berhenti bicara.

Sabtu, 24 Desember 2022

Provokator- Orator- Motivator Part 2

Terlepas dari pro-kontra UU ITE (misalnya ada yang mencibir 'pasal karet'), sekarang mari kita analisis dulu dasar-dasar hukum yang sudah jelas netral tadi dengan contoh kasus di berita (si oknum abang ojol):

—Polisi Tangkap Sopir Ojol yang Videonya Viral, Protes Bernada Provokasi—

Hmm dari sini beritanya terdengar tendensius (menyimpulkan sesuatu), tapi okelah mari kita cek faktanya.

Viral di media sosial video sejumlah pengemudi ojek online (ojol) yang memprotes aturan dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Mereka menuntut perhatian pemerintah terhadap para pengemudi ojol yang terdampak kebijakan PSBB di Jakarta.

Dalam video berdurasi 1 menit 15 detik, salah satu pengemudi ojol menyebut pemerintah tak memiliki hati nurani terhadap kehidupan pengemudi ojol. Pernyataan yang disampaikan bahkan bernada provokasi.


"Saya menegaskan kembali kepada pemerintah pusat beserta jajarannya, para politisi partai, petinggi partai beserta jajarannya, ke mana hati nurani kalian. Saat ini kami bagian dari bangsa Indonesia menderita atas dampak wabah Covid-19," kata salah satu pengemudi ojol, seperti dikutip Kompas.com, Senin (13/4/2020).


"Ingat, lapar bisa membuat orang menjadi beringas, lapar bisa mematikan pikiran, membutakan mata hati. Kalian tidak punya mata hati, tidak punya perhatian, jangan salahkan kami jika tidak punya akal sehat dan nurani," lanjutnya.

Ada yang aneh dengan kata-kata bercetak tebal tersebut?


Apakah itu bernada "provokasi"?


→ Cek kembali definisi "provokasi" apa di paragraf awal tulisan ini.


→ Cek kembali dasar hukum Pasal 23 ayat (2) UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.


Setiap orang bebas untuk mempunyai, mengeluarkan dan menyebarluaskan pendapat sesuai hati nuraninya, secara lisan dan atau tulisan melalui media cetak maupun elektronik dengan memperhatikan nilai-nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum, dan keutuhan negara.

Sekarang, jika kita "berpidato" di muka umum (termasuk melalui video media sosial yaitu elektronik), dan kata-kata kita mendorong agar orang lain bisa ikut "lapar bisa membuat orang menjadi beringas, lapar bisa mematikan pikiran, membutakan mata hati. Kalian tidak punya mata hati, tidak punya perhatian, jangan salahkan kami jika tidak punya akal sehat dan nurani", apakah itu bijak dan bisa berpotensi merongrong ketertiban umum dan keutuhan negara?


Apakah berlebihan jika karena "diduga menyampaikan provokasi/hasutan" sang oknum tsb diciduk polisi (untuk kemudian diinvestigasi lebih lanjut di pra-pengadilan ataupun pengadilan)?


Saya serahkan kesimpulannya kepada aparat penegak hukum yang berwenang.


Saya sendiri mendoakan semoga oknum(-oknum) terkait bisa segera tuntas masalah hukumnya dan bisa bekerja lagi seperti normal ya. Kasihan juga keluarganya, ingat anak-istri di rumah. Repot memang urusannya berbicara di umum jika dipenuhi rasa amarah dan kecemasan (manusiawi, tapi tidak berarti hukum berhenti).


Solidaritas Bersama


Saya sadar dan bisa merasakan juga bahwa kita semua sedang panik dan cemas karena pandemi Covid-19 saat ini. Siapa yang tidak cemas selain konglomerat yang uang tabungannya banyak? 90%+ populasi terkena semua imbasnya.


Mengapa tidak memilih untuk bersabar, mencoba berpikir jernih dan kreatif tentang apa cara-cara yang bisa dilakukan agar tetap bisa bertahan hidup? Negara (dan dunia) ini memang sedang kacau semuanya, untuk apa ditambah kacau dengan memperkeruh suasana?


Yang perlu kita lakukan dalam krisis seperti ini seharusnya merapatkan barisan. Bangun solidaritas (katanya kita bangsa bergotong-royong dan musyarawah mufakat? Apakah kita gotong-royongnya untuk negatif saja misalnya tawuran? Enggak kan?), bangun komunikasi agar menghindari dusta/salah paham yang mengganggu ketertiban dan kesatuan bersama, cari solusi pertama-tama dengan menerapkan sesederhana social distancing dan memutuskan rantai penyebaran. (memangnya tidak takut ya setiap hari di DKI Jakarta +300–400 pasien Covid-19?)


Tidak semua orang harus beringas, mati pikiran, dan buta mata hati, kan? Saya pribadi jelas tidak mau meski saya kepepet. (yakinlah, saya juga merasakan kesulitan finansial tapi saya tidak mau koar-koar di media sosial untuk ngamuk atau minta belas kasihan, lebih baik coba bekerja terus dan berdoa, mau gimana lagi?)


Jika kita tidak mau diciduk polisi karena "diduga menghasut" bagaimana caranya?


Dalam konteks ini ya jangan sebarkan kemarahan, mengajak orang lain untuk "buta hati, mati pikiran, beringas dll" di level sosial. Kalau mau nyemplung ke jurang jangan ajak-ajak orang lain, silakan lompat sendirian kalau berani, sudah gede kan?


Ada pepatah lama dalam dunia diplomat dan komunikasi yang terus saya ingat-ingat dan jadikan pedoman (apalagi dalam berkomunikasi secara elektronik karena "jejak digital itu kejam" dan rawan misinterpretasi):




Maknanya kira-kira demikian:

Seorang "diplomat" (penyambung lidah) selalu ingat tanggal ulang tahun seorang wanita, tapi tidak pernah ingat berapa umurnya. → Saya selalu menginterpretasikan ini sebagai mengingat&memanifestasikan suatu substansi yang positif dan cenderung mengabaikan sisi negatif (di dalam menyampaikan pesannya). Perempuan senang dengan itu bukan dalam ulang tahunnya?

Tidak selalu masalah apa yang hendak kamu sampaikan, melainkan bagaimana kamu menyampaikannya (membawakannya).

Dalam menyampaikan suatu pesan berkomunikasi, pada kenyataannya kita selalu kesulitan menyampaikan secara akurat dan benar, tapi tanpa menyinggung orang terkait dengan harapan agar lawan bicara kita mau mengerti—menuruti permintaan/kebutuhan idealisme kita.


Di sinilah pentingnya kita menunjukkan itikad yang baik dalam berkomunikasi, bahasa tubuh yang baik, juga pastinya nada (intonasi) yang baik. Di satu sisi kita juga tidak ingin mengancam atau mengecilkan orang lain karena musuh bersama kita adalah, kita sedang berperang melawan virus SARS-Cov-2 dan ketidakpastian ekonomi, bukan berperang dengan pemerintah. Virus tidak bisa diajak kompromi dan tidak pandang bulu, kawan.


Semoga kamu bisa lebih bijak ya dalam bersosial dan menggunakan media komunikasi elektronik. Saya kutip saja kata-kata bijak lama:


Lebih baik menyalakan lilin dibanding mengutuk kegelapan.

Susah, tapi itulah yang benarnya. Melakukan hal yang benar memang sangat sulit, kalau mudah maka surga sudah penuh dan agama tidak lagi diperlukan.



Beberapa Referensi


Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)


Ulasan lengkap : Pembatasan Berkomentar di Medsos Merampas Hak Kebebasan Berpendapat?


Pembukaan Undang-Undang Dasar 194

Selasa, 20 Desember 2022

Bagaimana cara agar saya bisa punya "public speaking" yang bagus?

 1. Jadilah spontan

Jangan menghapal isi pembicaraan anda. Dengan menghapal, maka gaya bicara kita akan terlihat kaku dan kedekatan personal tidak akan terjalin. Apalagi jika kita melupakan suatu kata dalam speech. Niscaya kita akan kelabakan, panik, dan bicara kita jadi kacau.


2. Tulis materi yang ingin disampaikan dalam bentuk poin-poin

Menulis poin-poin yang penting-penting saja, kemudian menjelaskannya secara alami, itulah kunci untuk menciptakan komunikasi yang baik. Dengan demikian, anda tidak melewatkan satu pun ilmu yang ingin disampaikan.


3. Interaksi dengan audience

Penting untuk mendapatkan feedback dari audience supaya komunikasi kita jadi lebih hidup. Makanya, jangan lupa untuk berinteraksi. Dari feedback audience, kita bisa mengukur level humor yang bisa diterima audience.


4. Sisipkan humor

Menurut Anthony Robbins, salah satu motivator dunia, humor adalah pelumas yang dapat membantu penyampaian informasi menjadi lebih lembut.


5. Penguasaan materi melahirkan improvisasi

Sebelum melakukan speech, penting untuk menguasai materi supaya kita bisa melakukan improvisasi. Terutama apabila durasi anda masih panjang, sementara materi anda sudah habis.


6. Time management

Atur waktu yang diberikan pada anda dengan baik. Dengan time management yang sudah diperkirakan sebelumnya, anda bisa lebih mudah menyusun materi dan menepati deadline.


7. Gunakan kekuatan cerita

Jangan meremehkan kekuatan cerita. Pengalaman asli merupakan media yang paling ampuh untuk meyakinkan audience. Apalagi jika disampaikan dengan gaya yang meyakinkan. Mereka akan larut dengan cerita anda.


8. Bangun kredibilitas

Percayalah bahwa kredibilitas pembicara mampu mempengaruhi tingkat kepercayaan pendengar. Ada banyak cara untuk membangun kredibilitas, misalnya dengan gaya yang lugas. Namun cara paling mudah adalah menyiapkan fakta berupa data dan statistik untuk mendukung statement yang kita sampaikan.


9. Mix pesan yang akan disampaikan

Mix materi, humor, cerita dan statistik di atas dalam sebuah informasi yang menarik untuk didengarkan. Di sini, anda bisa membujuk sekaligus menghibur.


10. Berbicara dengan jelas

Seorang pembicara harus terlatih untuk berbicara dengan jelas. Supaya setiap informasi dapat diterima dengan baik. Maka bersyukurlah jika negara kita menggunakan Bahasa Indonesia, di mana penulisan adalah sama dengan pengucapan.


11. Gunakan intonasi yang berbeda

Apabila kita hanya menggunakan 1 intonasi saja selama speech, maka speech kita akan terdengar datar dan boring. Beri ledakan-ledakan bila perlu.


12. Kontak mata

Kontak mata sangat penting dalam membangun suatu komunikasi. Mereka akan merasa spesial. Perhatian mereka tidak sekedar bertepuk sebelah tangan.


13. Gunakan bahasa tubuh

Seringkali seorang speaker tangannya mati ketika di depan publik. Padahal bahasa tubuh mampu memberi penegasan-penegasan pada informasi yang ingin ditekankan. Maka seringlah mengangkat tangan anda tinggi-tinggi di depan cermin untuk menemukan pose yang khas anda banget.


14. Jangan ragu untuk “pause” dan ambil nafas


15. Hindari kata “emm” atau “ehh”

Daripada emm dan ehh, akan lebih baik bila anda menutup mulut dan kemudian mengambil nafas. Setelah itu baru memikirkan apa yang ingin disampaikan selanjutnya.


16. Be Interesting

Posisikan diri anda sejajar. Jangan minder. Anda akan tampak lebih interesting untuk dilihat.


17. Tunjukkan rasa percaya diri Anda

Seperti halnya singa, manusia punya cara untuk menyatakan rasa percaya dirinya. Tersenyum, pegang dagu dan membusungkan dada adalah beberapa sikap yang menunjukkan sikap percaya diri anda.


18. Buang tekanan yang anda rasakan

Rasa gugup mungkin akan menyelimuti perasaan anda saat akan mulai berbicara. Hal tersebut normal. Pembicara yang berpengalaman pun terkadap masih dihinggapi rasa gugup. Cara paling mudah menghadapi rasa gugup tersebut adalah merubah mindset anda. Berpikirlah bahwa anda di sini membawa informasi yang berharga bagi audience anda.


19. Persiapan

Siapkan segala hal yang mendukung speech anda. Mulai dari poin-poin yang paling kecil sekalipun seperti sapu tangan di saku dan air mineral.


20. Jam terbang

Langkah paling akhir untuk menjadi pembicara yang baik adalah terus berlatih. berbicaralah sesering mungkin. Ambil setiap kesempatan yang ada. Sebab seiring intensitas trial & error, anda baru bisa menemukan rumusan yang pas

5 langkah cara memulai bisnis online sekalipun kamu seorang intovert dan pemula

 Apakah kamu seorang introvert? dan kamu mencari langkah demi langkah tentang cara memulai bisnis online pemula? kamu tidak sendirian, Ingat...